agen poker indonesia

Meraba Peluang Bali United Raih Juara Liga 1 Gojek Traveloka

09 Nov 2017

Langkah Bali United sebagai juara Liga 1 Gojek Traveloka sempat tinggal dalam satu rengkuhan saja. Mereka hanya membutuhkan satu kemenangan untuk memastikan tetap aman di peringkat atas klasemen. Namun kemudian posisi itu berubah di menit-menit akhir.

Liga kasta tertinggi Indonesia sudah memasuki pekan akhir. Memasuki pekan ke-33, Bali United sempat mentereng di papan klasemen dengan mengantongi 65 poin. Mereka punya surplus 35 gol. Terbanyak dibanding di antara para penantang gelar lainnya.

Namun secara tiba-tiba, Rabu (8/11) pagi, posisi Bali United tergeser oleh Bhayangkara yang mendapat tambahan dua poin dari laga sebelumnya ketika menghadapi Mitra Kukar. Dalam pertandingan menghadapi klub asal Tenggarong tersebut, Bhayangkara sebenarnya hanya mendapat tambahan satu poin karena laga berakhir imbang 1-1. Namun kemudian, Mitra Kukar dinyatakan kalah 0-3 di luar pertandingan karena terbukti melakukan pelanggaran menurunkan pemain yang terkena akumulasi kartu merah.

Berdasarkan surat PSSI no 112/L1/SK/KD-PSSI/X/2017 tanggal 5 November 2017, komdis PSSI memutuskan pertandingan antara kedua kubu berakhir untuk kemenangan Bhayangkara FC dengan skor 3-0 atas Mitra Kukar. Melalui surat keputusan yang ditandatangani Ketua Komdis PSSI, Asep Edwi Firdaus tersebut, Mitra Kukar juga harus membayar denda senilai 100 juta rupiah.

Setelah keputusan tersebut, persaingan menuju juara Liga 1 Gojek Traveloka pun kian memanas. Jika seandainya musim berakhir saat ini juga, maka Bhayangkara keluar sebagai pemenangnya meskipun mengumpulkan jumlah poin sama dengan Bali United. Pasalnya Bhayangkara unggul atas Bali United secara head to head.

Namun musim belum selesai. Bhayangkara masih punya dua pertandingan menghadapi Madura United dan Persija Jakarta. Pertandingan pertama akan berlangsung hari ini, Rabu (8/11), pukul 20.00 WIB. Kedua tim akan bertemu di Stadion Gelora Bangkalan. Sementara pertandingan menghadapi Persija akan berlangsung di Stadion Patriot di Bekasi yang akan berlangsung pada hari Jumat (10/11), pukul 15.00 WIB.

Jika Bhayangkara memenangkan salah satu pertandingan saja di antara keduanya, maka klub berjuluk The Guardian tersebut sudah mengunci gelar juara.

Tapi bagaimanapun, Bali United tentu saja masih punya peluang juara sembari banyak berdoa agar Bhayangkara tak mampu mengumpulkan lebih dari tiga poin di dua pertandingan tersisa. Adapun Bali United sendiri baru akan bermain setelah dua pertandingan Bhayangkara tuntas, yaitu pada hari Minggu (12/10), pukul 18.30 WIB.

Peluang Bhayangkara di Dua Laga Terakhir

Pertandingan antara Bhayangkara dengan Madura United nanti akan berlangsung di Bangkalan. Tidak mudah bagi pasukan Simon McMenemy memetik poin penuh dari kandang Madura United. Dalam sejarahnya, Bhayangkara tak pernah menang ketika bermain kandang Madura. Hasil terbaik yang pernah mereka dapatkan yaitu hasil imbang 1-1.

Apalagi Madura United sedang dalam performa yang sangat apik akhir-akhir ini. Dalam 10 pertandingan terakhir, mereka tak pernah menelan kekalahan. Tujuh kali menang dan tiga sisanya imbang. Maka rasanya sulit bagi Bhayangkara bisa merayakan gelar juara hari ini.

MU atau Madura United sendiri masih punya peluang juara. Saat ini, mereka punya 60 poin berada di peringkat empat dan masih punya dua pertandingan tersisa. Jika mereka bisa selalu mendulang poin maksimal, sedangkan Bali United dan Bhayangkara tak bisa menang di laga tersisa, maka gelar juara akan jatuh ke tangan Madura. Artinya, pasukan Gomes de Oliviera akan tampil mati-matian saat menghadapi Bhayangkara dan saat bertarung menghadapi PSM Makassar di pekan terakhir hari Minggu (12/11), pukul 18.30 WIB.

Setelah menghadapi Madura United, Bhayangkara masih akan menjalani laga berat lawan Persija. Macan Kemayoran—julukan Persija—relatif lawan yang sepadan untuk Bhayangkara. Di pertemuan terakhir pada bulan Juli lalu, Bhayangkara bahkan menelan kekalahan dari tim besutan Teco, pelatih asal Brasil. Namun dalam tiga pertemuan sebelumnya, Persija memang tak pernah mengalahkan Bhayangkara.

Namun demikian, Persija masih perlu mendapat kewaspadaan besar. Sebab dalam tiga pertandingan terakhir di liga, mereka tak pernah kalah. Mereka selalu menang baik dalam laga tandang maupun kandang.

Harapan untuk Bali United

Setelah Bali United menyadari posisi mereka tergeser karena hasil keputusan di luar lapangan, tapi semangat juang Sylvano Comvalius dkk. masih tetap besar. Mereka tahu bahwa ‘HARAPAN ITU MASIH ADA’. Memang peluang saat ini menjadi lebih kecil daripada sebelumnya.

Pada laga terakhirnya, Bali United akan menghadapi Gresik United. Lawan yang bisa dikatakan mudah untuk dikalahkan. Gresik United adalah klub juru kunci di klasemen. Mereka hanya mampu mengumpulkan 10 poin dari 33 laga yang telah dijalani sepanjang musim ini.

Dalam sembilan pertandingan terakhir, mereka tak pernah menang. Mereka selalu menjadi bulan-bulanan lawannya. Yang terakhir, mereka dihajar Sriwijaya FC (yang saat ini duduk di peringkat 13) dengan skor 10-2. Dan sepanjang musim, tim besutan Hanafi tersebut sudah kebobolan 101 gol.

Kondisi tersebut sangat timpang dengan performa Bali United. Di empat pertandingan terakhir, pasukan Widodo Cahyono Putro tak pernah kalah: tiga kali menang dan satu kali imbang. Yang terakhir, mereka bahkan bisa mencuri poin penuh dari markas PSM sekaligus menyingkirkan pesaingnya itu dari medan perebutan gelar musim ini.

Itulah kenapa Bali United masih bisa dikatakan memiliki peluang besar untuk menjadi juara di Liga 1 Indonesia musim ini. Tapi jika dibandingkan dengan sebelumnya, peluang Bali United memang lebih kecil—setelah penambahan poin pada Bhayangkara.

Tentu saja ada semacam kekecewaan di hati penggawa Bali United. Awalnya ia percaya bahwa mimpi menjadi juara sudah di depan mata lalu kembali mundur beberapa langkah. Namun semua belum berakhir, kompetisi belum usai.

HARAPAN ITU MASIH ADA! tetap semangat Serdadu Tridatu!